Peristiwa.online- Majelis Ulama Indonesia menyatakan, jika kondisi penularan virus corona di suatu kawasan sudah tidak terkendali dan dapat mengancam keselamatan jiwa maka umat muslim tidak boleh melaksanakan ibadah yang melibatkan orang banyak.

Artinya, meskipun ada anjuran untuk tidak melaksanakan salat di masjid terkait situasi pandemi, tarawih masih bisa dikerjakan di kediaman masing-masing dengan berjamaah bersama keluarga.

Untuk menyelenggarakan sholat tarawih berjamaah, perlu adanya seorang imam yang memimpin sholat dan makmum. Terkait niat, terdapat perbedaan antara bacaan sebagai seorang imam dan sebagai makmum dalam salat tarawih.

Berikut ini, rincian tata cara sholat tarawih berjamaah.

1. Bacaan niat sebagai imam sholat tarawih Apabila bertindak sebagai imam atau pemimpin salat tarawih, maka bacaan niatnya adalah sebagai berikut:

‎اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an imāman lillāhi ta‘ālā.
Artinya:”Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

2. Bacaan niat sebagai makmum sholat tarawih Sementara untuk bacaan niat sebagai makmum dalam sholat tarawih adalah sebagai berikut:

‎اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an ma’mūman lillāhi ta‘ālā.
Artinya:”Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Dalam bacaan niat sebagai imam atau sebagai makmum, perbedaannya adalah terletak pada kata setelah أَدَاءً (adaan). Ketika sebagai imam, kata berikutnya adalah إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى (imaman lillahi ta’ala). Sedangkan bagi makmum, usai kata أَدَاءً (adaan) diikuti kemudian oleh kata مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى (ma’muman lillahi ta’ala).

Umat muslim yang melaksanakan sholat tarawih berjamaah di rumah dipersilakan untuk mengikuti dua pendapat mengenai jumlah rakaat sholat tarawih di atas, sesuai dengan keyakinannya.

1. Mengucap niat Sholat Tarawih.
2. Niat di dalam hati saat takbiratul ihram.
3. Mengucap takbir saat takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
4. Membaca ta’awuz dan surah Al-Fatihah, kemudian diikuti salah satu surah dalam Al- Quran.
5. Rukuk.
6. I’tidal.
7. Sujud pertama.
8. Duduk diantara dua sujud.
9. Bangkit dari duduk, kemudian mengerjakan rakaat yang kedua dengan gerakan yang sama.
10. Salam pada rakaat kedua.
11. Istighfar dan membaca kamalin.

Setelah selesai menjalankan sholat tarawih, maka silahkan melanjutkan shalat witir 3 rakaat yang diikuti 1 salam. Berikut ini lafal bacaan niat shalat witir.
Ushalli sunnatal witri tsalaasa roka’aatain mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Demikian tata cara sholat tarawih diikuti dengan shalat witir yang bisa anda lakukan sendiri di rumah. Semoga bermanfaat!

Peliput : Fajar Rizky

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here