peristiwa.online- (04/04)Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi mengeluarkan surat edaran nomor 302/E.E2/KR/2020 pada tanggal 31 Maret 2020 tentang masa belajar penyelenggaraan program pendidikan. Hal ini berhubungan dengan surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang membahas tentang pembelajaran secara daring dan bekerja dirumah dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 bagi Mahasiswa di Indonesia.

Dalam keadaan darurat ini, maka disepakati lima persetujuan untuk mencegah penyebaran wabah corona yang memasuki indonesia, yaitu:
1. Masa belajar paling lama bagi mahasiswa yang seharusnya berakhir pada semester genap 2019/2020, dapat diperpanjang 1 semester, dan pengaturannya diserahkan kepada Pimpinan Perguruan Tinggi sesuai dengan kondisi dan situasi setempat;
2. Praktikum laboratorium dan praktek lapangan dapat dijadwal ulang sesuai dengan status dan kondisi di daerah;
3. Penelitian tugas akhir selama masa darurat ini agar diatur baik metode maupun jadwalnya, disesuaikan dengan status dan kondisi setempat;
4. Periode penyelenggaraan kegiatan pembelajaran semester genap 2019/2020 pada seluruh jenjang program pendidikan agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perguruan tinggi sehingga seluruh kegiatan akademik dapat terlaksana dengan baik;
5. Persiapan pelaksanaan langkah-langkah sebagaimana disampaikan dalam angka 1 sampai 4 di atas agar terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi setempat.

Untuk kebijakan teknis atau detail terkait skripsi, penelitian maupun perkuliahan, bisa dikonfirmasi kepada dosen pembimbing ataupun pengajar di perguruan tinggi masing- masing. Perguruan Tinggi juga dihimbau agar dapat memantau dan membantu kelancaran mahasiswa dalam melakukan pembelajaran dari rumah. Penghematan biaya operasional penyelenggaraan pendidikan yang diperoleh selama dilakukan pembelajaran dari rumah (study from home), dimohon dapat digunakan untuk membantu mahasiswa, seperti subsidi pulsa koneksi pembelajaran daring, bantuan logistik dan kesehatan bagi yang membutuhkan.

Peliput: Nabila Nur Aziza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here