Peristiwa.online – Baru-baru ini Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat menerapkan aturan dari Peraturan Daerah (Perda) kota Banjarmasin Nomor 7 Tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok. Dimana peraturan daerah ini melarang seseorang untuk merokok, memproduksi rokok atau membuat rokok, menjual rokok, dan juga menyelenggarakan iklan rokok di kawasan tertentu.


Diterapkannya Peraturan Daerah ini di kampus, banyak mengundang berbagai tanggapan. Apalagi ada banyak mahasiswa yang merupakan seorang perokok, hal ini tentu saja menjadi perbincangan yang cukup menarik.

“Saya tidak setuju, kecuali ada jalan tengahnya seperti disediakannya smoking area.” ujar Anantasyach selaku mahasiswa Fakultas Hukum ULM.

Penerapan aturan ini di kampus mendapat tanggapan kontra dari beberapa mahasiswa. Namun ada juga yang menyetujui perihal perda ini, terutama dari mahasiswa yang tidak merokok.

“Sebagai orang yang ga ngerokok pastinya setuju sama aturan tersebut. Tapi tentunya aturan itu menurutku masih kurang, seperti tidak adanya smoking area buat para perokok, terus kurang tegas juga, buktinya masih banyak yg ngerokok diwilayah kampus. Mungkin juga karena ga ada smoking area itu.” tanggap Halimah, salah satu mahasiswa Fakultas Hukum ULM yang menyetujui peraturan baru ini.

Dari berbagai tanggapan mahasiswa tentang perda kawasan bebas rokok ini, dapat disimpulkan bahwasanya mereka akan setuju dengan diterapkannya perda ini, asal disediakan pula smoking area untuk para pengguna rokok.

 

Peliput: Ulfa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here